Selasa, 24 Juli 2007




Kemarin….
Kulihat awan membentuk wajahmu
Desau angin meniupkan namamu
Tubuhku terpaku semalam

Bulan Sabit, melengkungkan senyummu
Tabur bintang serupa kilau auramu
Aku pun sadari
Ku segera berlari…

Cepat pulang ….. cepat kembali jangan pergi lagi
Firasatku ingin kau tuk cepat pulangg
Cepat kembali jangan pergi lagi



Akhirnya …
Bagai sungai yang mendamba samudera
Ku tau pasti kemanakan ku bermuara…
Semoga arah waktu sayangku
Kupercaya alam pun berbahasa
Ada makna dibalik semua pertanda


Firasat ini rasa RINDU-kah ataukah tanda bahaya

Aku tak peduli ku terus berlari…

Cepat pulang,
cepat kembali jangan pergi lagi
Firasatku ingin kau tuk cepat pulangg
Cepat kembali jangan pergi lagi

Dan lihatlah sayang
hujan turun membasahi
Seolah ku ber - air mata…


Akupun sadari….
Engkaulah “FIRASAT HATI”

Tidak ada komentar: